Bisnis kelinci Medan SumUt.

Pengembangan Ternak Kelinci Butuh Dana dan Peluang Pasar

Rabu, 04-04-2007
*joeki cassidy
MedanBisnis – Medan
Pemerintah diharapkan memberikan perhatiannya untuk program pengembangan ternak kelinci di Tanah Karo. Pasalnya, usaha budidaya yang mulai dikembangkan sejak setahun lalu ini mengalami permasalahan terkait dengan peluang pasar dan pendanaan.

Demikian antara lain yang mengemuka dalam Pelatihan Budidaya dan Pengolahan Daging Kelinci di Kabanjahe, Kamis, 28 Maret. Kegiatan ini dibuka oleh Kadis Pertanian Karo Ir Sidharta Pinem dan diikuti oleh 50 orang peserta.
Peneliti Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Ciawi Bogor, Dr Yono, mengatakan, terkait dengan peluang pasar, satu-satunya eksportir kelinci yang ada di Jawa Tengah, sejak 3 tahun lalu telah menghentikan pemasarannya akibat rantai panjang birokrasi dan tidak kontuinitasnya komoditas. Padahal perusahaan ini harus memenuhi kebutuhan pasar di Eropa, seperti Italia, Spanyol dan Belanda dalam bentuk makanan olahan yaitu dalam bentuk abon dan dendeng dipasok dari Hongaria sebanyak 36.000 ton/tahun.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2050, penduduk Indonesia yang diperkirakan mencapai 260 juta jiwa, dipastikan membutuhkan daging dalam jumlah besar, sementara solusi pemenuhannya belum ditemukan. Menyongsong perdagangan APEC tahun 2010 dan GATT/WTO tahun 2020, pengusaha dan kalangan umum diharapkan mampu menyediakan daging.
Kompetisi dan efesiensi mutu sangat diutamakan, termasuk pengolahan daging kelinci yang diketahui berprotein tinggi tanpa kolestrol. Daging kelinci, secara umum hanya dikonsumsi sebagai bakso, dendeng, abon dan sate. Padahal di negara maju daging kelinci sudah diproduksi menjadi nugget, karage, kornet dan rolade yang memiliki nilai jual tinggi.
Dr Yono mengatakan, jika ditekuni dengan baik peluang usaha beternak kelinci di Karo dipastikan dapat berkembang, terlebih usaha ini baru berkembang di Berastagi atau satu-satunya di Sumatera Utara.
Kepala Bidang Peternakan Karo drh Jenggi Surbakti mengharapkan, kegiatan kerja sama Pusat Penelitian Pengembangan Ternak (Puslitbangnak) IPB Bogor dengan Dinas Peternakan Karo dapat diimplementasikan. Ia berjanji, pihaknya terus berupaya memberikan permodalan dan mencari peluang pasar.

12 Komentar

12 thoughts on “Bisnis kelinci Medan SumUt.

  1. ok juga tuh…kl smua usaha kelinci biar cepet memasyarakat… kebetulan aq juga ternak kelinci brg kali butuh daging ato untuk keperluan hobby silakan call 081802808833- tks

  2. selamat atas mulai maraknya bisnis kelinci di medan sumut.kami juga bisa lho jika ada masyarakat medan membutuhkan kelinci hias, kelinci pedaging atau lokal, karkas dan juga villet.kami bisa mengantarkan sampai ke tujuan. jika berminat hub kami 3Colour’s (031)71895337,085655330631,(031)60276742.

  3. tumpang bertanya. saya fahmi dari Kuala Lumpur. dimana letaknya ladang ternak kelinci pedaging di medan, indonesia? saya berminat ingin membeli dan mengimport baka pedaging seperti Newzealand White, California atau Breven. Jika dapat hubungi saya melalui email. Nuckcull@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s